Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Relawan Balakarcana Samarinda Kumpul Kembali

cek disini

SAMARINDA — Semangat kerelawanan di Kota Samarinda kembali bergelora setelah sejumlah relawan senior dan junior yang pernah tergabung di Balakarcana menggelar pertemuan akbar. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya membangkitkan kembali jiwa sosial yang sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir.

Gusti Kresna Inisiasi Pertemuan Relawan Lama

Sesepuh relawan Balakarcana, Gusti Kresna Moelya, yang kini menetap di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi penggerak utama berkumpulnya para relawan. Saat berkunjung ke Samarinda, ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mengajak rekan-rekan relawan yang dulu satu barisan.

“Rekan-rekan yang dulu tergabung di Balakarcana ini kami kumpulkan. Hanya sekadar silaturahmi, kebetulan saya ada pekerjaan di Samarinda,” ujar Gusti Kresna, Sabtu (6/12/2025).

Gusti mengenang awal dirinya berkecimpung dalam dunia relawan kebakaran. Ia ikut membentuk Balakarcana sekitar tahun 2004, sebelum berbagai satuan relawan lain lahir dari wadah yang sama.

Baca Juga : Pemkot Samarinda Gelar Sosialisasi LPJ Bantuan Keuangan Parpol

“Dari Balakarcana itulah rekan-rekan membentuk satuan-satuan seperti Relawan Kresna, Relawan Karya Baru, dan Gunung Mulia,” jelasnya saat ditemui di kediaman Muhammad Abidin, Multi Revolusi, Jalan Revolusi, Karang Rejo, Sungai Kunjang, Samarinda.

Semangat Lama yang Dibangkitkan Kembali

Pertemuan ini, menurut Gusti, tidak sekadar nostalgia. Ia ingin melihat kembali semangat kerelawanan yang dulu begitu kuat—mulai dari membantu warga sakit hingga bergerak cepat ketika terjadi kebakaran.

“Kami pertama kali punya mobil sendiri, mobil Kijang Super, untuk membantu warga. Itu sekitar tahun 1996, unit pertama mulai beroperasi dengan bendera Relawan Kresna,” kenangnya.

Gusti juga menceritakan markas awal mereka, yakni rumah Pak Mujadi di belakang Widya Gama Mahakam, Jalan M. Yamin. Di tempat itu, para relawan berkumpul dan memantau kondisi kota menggunakan repeater yang terhubung dengan Orari.

.Tokoh Sepuh Kumpulkan Relawan Muda, Bangkitkan Semangat Kerelawanan Yang Mulai Memudar - Jurnal Borneo

“Dari atas rumah Pak Mujadi, kami bisa memantau se-Kota Samarinda. Saat itu ada Muriono, yang sekarang aktif di BPBD Provinsi Kaltim,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perbedaan seragam dan kelompok tidak boleh memecah persaudaraan relawan.

“Biarkan baju berbeda, tapi semangat membantu harus tetap tinggi. Jangan saling menjelekkan hanya karena beda baju. Relwan Karya Baru walaupun seragamnya mirip petugas kebersihan, tapi semangatnya luar biasa,” tegas Gusti.

Baca Juga : Pengelola TPS Ingatkan Warga Samarinda Disiplin Buang Sampah

H. Ibat Ingatkan Pentingnya Respons Cepat

H. Ibat, pendiri Relawn MTAB Lok Bahu, juga hadir dan memberikan pesan tegas. Ia meminta rlawan untuk menjaga semangat membantu warga, terutama dalam kondisi darurat.

“Jangan sampai kejadian yang saya alami menimpa warga lain. Saat saya sakit dan butuh ambulans sejak pagi, baru sore ada respon. Kalau kondisinya sekarat, bisa meninggal duluan,” ungkapnya.

Ia menegaskan pentingnya pelayanan cepat untuk ambulans dan bantuan darurat lainnya.

“Kalau ada warga membutuhkan, segera layani. Jika zona terdekat tak bisa, yang lebih jauh harus cepat merespon. Respons cepat berarti Anda menyelamatkan nyawa,” tambahnya.

Pertemuan Penuh Keakraban

Pertemuan para relawan berlangsung hangat dan penuh nostalgia. Acara dibuka dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan makan bersama dengan sajian ikan bakar, sate, dan martabak telur.

Sejumlah relawn dari berbagai komunitas hadir, mulai dari Relwan 112, Rlawan Multi Antasari, Multi Revolusi, MTAB, Durian Tunggal Mandiri, Nakula Sadewa, Batuah Mandiri, Cendana, Karya Baru, Turbo 17, Melayu Tenggarong, Surya Indah, Nusantara, serta para relawan senior seperti Kai Mujahiddin.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kembali jaringan relawn Samarinda dan meningkatkan koordinasi dalam membantu masyarakat.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *