Cuaca Samarinda Didominasi Awan Tebal, Warga Diimbau Waspada Perubahan Cuaca
Samarinda — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu (5/11/2025) didominasi kondisi berawan tebal hingga hujan ringan sepanjang hari. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak.
baca juga : Pemkot Samarinda Dorong UMKM Kunci Pengentasan Kemiskinan
Sejak pagi pukul 08.00 WITA, wilayah Samarinda dan sekitarnya terpantau berawan tebal dengan peluang hujan ringan. Suhu udara berkisar di 28°C, sedangkan kelembapan mencapai 80 persen. Kondisi ini membuat udara terasa lembap dan agak gerah, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Memasuki siang hari, antara pukul 11.00 hingga 14.00 WITA, cuaca masih berawan, dengan suhu meningkat hingga 30°C dan kelembapan udara bertahan di angka 75–80 persen. BMKG mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi paparan panas dan tetap menjaga asupan cairan tubuh.

Menjelang sore pukul 17.00 WITA, awan masih mendominasi langit Samarinda. Suhu turun ke kisaran 26°C, sementara kelembapan meningkat hingga 90 persen. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gerimis ringan di beberapa titik wilayah kota, khususnya daerah rendah yang dekat aliran sungai.
Pada malam hari, antara pukul 20.00 hingga 23.00 WITA, Samarinda kembali diprakirakan berawan tebal dengan suhu sekitar 24°C. Kelembapan udara meningkat hingga 97 persen, sehingga udara terasa lebih sejuk namun lembap.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lokal disertai angin ringan, terutama bagi pengguna jalan dan pengendara motor di malam hari. Jalanan yang licin akibat embun atau gerimis dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan prakiraan cuaca harian melalui aplikasi Info BMKG atau kanal media sosial resmi BMKG Kaltim,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Sebagai tambahan, warga disarankan untuk menyesuaikan aktivitas luar ruangan, membawa payung atau jas hujan ringan, dan memastikan drainase sekitar rumah tetap bersih agar tidak terjadi genangan jika hujan turun mendadak.
Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif, menjaga daya tahan tubuh juga penting. Pastikan asupan cairan cukup dan konsumsi makanan bergizi agar tidak mudah terserang flu atau kelelahan akibat perubahan suhu.
baca juga : Menteri Ketenagakerjaan Yassierli Buka Pelatihan Berbasis














