Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Komunitas MDFM Samarinda: Berkarya dan Berkolaborasi

cek disini

Samarinda – Kreativitas tidak selalu berhenti pada karya seni. Di tangan orang-orang yang peduli, kreativitas bisa bertransformasi menjadi gerakan sosial yang memberi manfaat luas. Hal inilah yang dibuktikan Komunitas MDFM Samarinda, sebuah wadah yang menyatukan empat profesi kreatif—Make Up Artist (MUA), desainer, fotografer, dan model—dalam semangat berkolaborasi untuk berkarya sekaligus beramal.

Berawal dari Kepedulian Saat Pandemi

Ketua MDFM, Dandung Artomo, menceritakan bahwa komunitas ini lahir pada 2020, ketika pandemi COVID-19 melanda. Saat itu, ia bersama sejumlah rekan MUA, fotografer, dan model menginisiasi kegiatan hunting amal untuk membantu seorang teman yang sakit namun kesulitan biaya. Dari kegiatan sederhana itulah muncul gagasan membentuk komunitas yang memadukan seni visual dengan kepedulian sosial.

“Awalnya kami hanya ingin membantu teman yang sakit. Tapi ternyata kegiatan hunting amal mendapat sambutan luar biasa. Dari situ, kami sadar bahwa karya seni bisa menjadi jalan untuk beramal,” ungkap Dandung dalam dialog Obrolan Komunitas Pro 1 RRI Samarinda edisi Rabu (17/9/2025).

Baca Juga : DAMRI Hadirkan Layanan Pengiriman Paket di Samarinda

Kolaborasi Seni yang Punya Nilai Sosial

Sekretaris MDFM, Musrifah, menambahkan bahwa keunikan MDFM terletak pada kolaborasi lintas profesi. Setiap karya—baik foto, busana, maupun make up—tidak hanya diciptakan untuk keindahan visual, tetapi juga menjadi sarana menggalang dana.

“Kami ingin karya kami punya nilai lebih. Tidak sekadar cantik di mata, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Musrifah.

Respons masyarakat pun positif. Banyak warga tergerak untuk ikut serta karena melihat langsung bagaimana sebuah karya seni bisa menghadirkan bantuan nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Hunting Amal Jadi Kegiatan Andalan

RRI.co.id - Komunitas MDFM Samarinda: Berkarya, Berkolaborasi, dan Beramal

Bendahara MDFM, Dyah DJuanedy, menjelaskan bahwa kegiatan hunting amal menjadi sumber utama dana sosial komunitas. Dalam kegiatan ini, para MUA menata rias, desainer menyediakan busana, fotografer mengabadikan momen, dan model ikut tampil. Kotak donasi pun tersedia bagi siapa saja yang ingin menyumbang.

Menariknya, seluruh dana donasi murni disalurkan untuk masyarakat. MDFM tidak mengambil sepeser pun untuk operasional. Biaya konsumsi, transportasi, hingga kebutuhan teknis justru ditanggung pribadi oleh pengurus dan anggota.

“Semua kami lakukan dengan keikhlasan. Kami ingin membuktikan bahwa kepedulian bisa berjalan tanpa pamrih,” tegas Dyah.

Baca Juga :  Siswa SMK Kehutanan Samarinda Bersinar hingga Istana Negara

Merambah Workshop dan Fashion Show

Selain hunting amal, MDFM juga menggelar berbagai kegiatan lain seperti workshop, fashion show, dan makeover di pusat perbelanjaan. Dalam acara tersebut, pengunjung bisa mendapat layanan rias dan foto dengan biaya terjangkau. Hasilnya tetap berkualitas, namun sebagian besar keuntungan dialokasikan untuk donasi.

Kreativitas ini sekaligus membuka ruang bagi masyarakat luas untuk terlibat. Mereka tidak hanya menikmati hasil karya seni, tetapi juga ikut serta dalam aksi sosial yang nyata.

Dukungan Tokoh Masyarakat

Meski menghadapi keterbatasan fasilitas dan dana, semangat anggota MDFM tetap tinggi. Dukungan dari berbagai pihak pun mulai berdatangan, termasuk dari istri Wakil Wali Kota Samarinda yang aktif mendampingi kegiatan donasi. Kehadiran tokoh masyarakat ini semakin memotivasi MDFM untuk memperluas jangkauan karya dan kegiatan sosialnya.

Misi: Berkarya dan Beramal

Di akhir dialog, para narasumber sepakat bahwa misi utama MDFM adalah menghadirkan karya yang bermanfaat sekaligus menjadi ladang amal. Mereka mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut bergabung atau mendukung kegiatan komunitas.

“Dengan berkarya kita mengekspresikan diri, dengan beramal kita memberi arti bagi sesama. MDFM ingin menghadirkan keduanya,” pungkas Dandung.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *