Samarinda –Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, membekali ratusan siswa SMA/sederajat dengan pengetahuan kemanusiaan sekaligus keterampilan pertolongan pertama dalam kegiatan Orientasi Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Wira. Kegiatan ini dipusatkan di SMA Negeri 4 Samarinda pada Sabtu (30/8).
Kepala Markas PMI Kota Samarinda, Dirhamsyah , menjelaskan bahwa pembekalan ini tidak hanya sekedar pengenalan organisasi, tetapi juga penanaman nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta empati terhadap sesama.Menurutnya, orientasi ini menjadi langkah awal sebelum para peserta menjalani pelatihan dasar yang lebih mendalam.
Baca Juga : Generasi muda Samarinda dibekali ilmu keuangan
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan karakter peduli pada para siswa.Mereka diharapkan bisa melakukan pertolongan pertama ketika menghadapi kejadian sederhana, misalnya menangani teman yang pingsan atau mengalami kecelakaan ringan di sekolah,” ujar Dirhamsyah.
PMR
Ia menambahkan, program tersebut telah dirancang dengan kurikulum yang terstruktur.Tujuannya agar anggota PMR memiliki kapasitas yang kuat dalam bidang pertolongan pertama sekaligus memahami nilai-nilai dasar kemanusiaan yang menjadi landasan utama gerakan PMI.
Selain fokus pada peningkatan kemampuan individu, PMI juga ingin menyatukan seluruh unit PMR dari berbagai sekolah agar dapat bergerak bersama. “Orientasi gabungan ini bukan sekedar acara seremonial, melainkan program terpadu untuk membangun solidaritas dan memperkuat kapasitas.Hampir semua SMA di Samarinda terlibat.Kamikan kelompok peserta berdasarkan wilayah agar kegiatan lebih efektif,” jelasnya.

Baca Juga : Kopi Legendaris Puluhan Tahun di Samarinda yang Masih Eksis
Sementara itu, Ketua Panitia Orientasi PMR Wira Samarinda Seberang, Alyssa Nur Aini , mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti 138 peserta dari empat sekolah, yakni SMA Negeri 4, SMA Negeri 7, SMK Farmasi, dan SMA Negeri 17.
Menurut Alyssa, organisasi gabungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar unit PMR yang ada di berbagai sekolah.“Kami ingin siswa yang baru dilantik mampu menerapkan ilmunya, tidak hanya di sekolah, tetapi juga ketika menghadapi situasi darurat di masyarakat.Dengan begitu, mereka bisa benar-benar menjalankan tugas kemanusiaan,” kata Alyssa.
Antusiasme para peserta terlihat sejak pagi.Para siswa mengikuti berbagai materi mulai dari dasar-dasar pertolongan pertama, simulasi penanganan korban pingsan, hingga permainan edukatif yang tekanan kerja sama tim.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, PMI Kota Samarinda berharap generasi muda semakin siap menjadi garda terdepan dalam membantu sesama. Mereka tidak hanya berperan di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat, sesuai dengan semangat kemanusiaan yang terus dijaga PMI.
















